Tips Membuat Foto Produk yang Mampu Meningkatkan Penjualan

Dalam strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan online, “sebuah gambar bernilai seribu kata”. Pada pertengahan 90-an, banyak orang pesimis saat Amazon mengeluarkan program reseller dengan alasan bahwa orang-orang tidak akan membeli tanpa menyentuh barang dagangan terlebih dahulu.

Kini jaman telah berubah. Hampir 20 tahun berlalu, dengan penjualan e-commerce B2C global 5,7% dari tahun ke tahun, yang diperkirakan terus akan meningkat bahkan mencapai $ 885,70 miliar pada tahun 2015, saat ini kita sadar bahwa konsumen dapat membeli produk tanpa perlu memeriksa barang dagangan secara langsung! Salah satu faktor utama yang membantu pembeli potensial untuk yakin membeli produk adalah citra produk dalam sebuah foto yang menarik.

Berikut ini beberapa kiat penting untuk memastikan gambar produk Anda bisa mengonversi tingkat kunjungan agar lebih baik dan menghasilkan penjualan.

Kualitas Gambar

Foto/gambar utama Anda harus sangat tajam. Situs sekelas Amazon, misalnya, sangat ketat dalam pedoman gambar mereka. Misalnya saja latar belakang putih murni dan produk yang mengisi 85% + bingkai. Tidak ada keuntungan yang lebih besar bagi pembeli yang tertarik pada produk Anda selain dari gambar produk yang kasar. Amazon menyarankan agar gambar Anda berukuran 500 × 500 piksel. Pastikan Anda mematuhi panduan foto yang dibuat oleh marketplace tempat Anda menjual produk.

Ukuran Foto Besar tapi Jangan Over

Jangan terhanyut dengan mengunggah gambar besar. Sebuah studi terkenal oleh Amazon menemukan bahwa setiap penundaan 100ms waktu buka halaman menyebabkan hilangnya 1% dalam penjualan. Foto ukuran terlalu besar membuat waktu loading jadi lama. Intuit juga menemukan bahwa setiap peningkatan 1 detik pada waktu pemuatan halaman menghasilkan peningkatan konversi sebesar 3%.

Pembeli online kurang sabar jadi jangan membuat mereka menunggu terlalu lama! Jika gambar Anda terlalu besar, harus diedit agar hasilnya optimal.

Video Sebagai Alternatif Gambar Bergerak

Di antara gambar/foto yang ada, Anda bisa membuat “tampilan lain”, pertimbangkan untuk memperkenalkan produk dalam bentuk video. Tidak ada cara yang lebih baik untuk menampilkan produk daripada menampilkannya dari semua sudut dan dalam penggunaan yang sebenarnya. Video bisa mewakili strategi meningkatkan penjualan ini.

Selain metode diatas, Anda juga bisa menampilkan foto dengan dilengkapi grafik yang informatif. Gambar, teks dan grafik demonstratif bisa jadi kombinasi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan secara efektif.