Personal Branding, Seberapa Besar Pengaruhnya untuk Bisnis Anda?

personal branding

Apakah Anda tau Steve Job? Hary Tanoesoedibjo? Nadiem Makarim? dan Anne Avantie? Jika Anda mengetahui siapa mereka semua, maka sekarang saya akan kembali bertanya, apakah Anda tau Jan Koum? Zev Siegl? Rakhmat Sulistio? Atau Rex Marindo? Jika Anda asing dengan nama tersebut maka hal tersebut sangat wajar.

Lantas apa bedanya 4 orang pertama yang disebutkan dengan 4 orang pertama setelahnya yang saya sebutkan? Perbedaanya adalah 4 orang pertama yang disebutkan berhasil membangun kharismatik bisnisnya dengan salah satu faktor pendukung yaitu personal branding.

Seperti yang kita tahu mereka semua merupakan pendiri dan penemu dari brand terkenal yaitu Steve Job Apple inc dengan product unggulan iPhone, Harry Tanoe Sudibyo pemilik MNC Group, Nadiem Makarim pendiri  GO-JEK dan Anne Avantie seorang fashion designer dengan brand fashion atas namanya sendiri.

Maka wajar jika 4 orang kedua yang saya sebutkan kurang dikenal,  karena dalam keberhasilan usaha yang mereka jalani faktor personal branding dari sang pendiri kurang diikutsertakan, padahal Anda sangat mengenal produk yang mereka hasilkan, seperti Jan Koum pendiri Whatsapp, Zev Siegl salah satu pendiri bisnis raja kopi Starbucks, Rakhmat Sulistio pendiri jamu Sidomuncul dan Rex Marindo Pendiri Warunk Upnormal.

Lantas kembali kepada pertanyaan di awal, seberapa besarkah pengaruhnya terhadap bisnis Anda? Jawabannya CUKUP BESAR. Memang tidak semua bisnis dapat berhasil dengan cara ini, karena cara ini melibatkan peran Anda sebagai pemilik bisnis untuk memiliki mental sebagai superstar, semangat profesionalitas, keramahan serta kemampuan bicara yang sangat baik di ruang publik.

Apabila Anda merasa mampu merubah kharismatik diri Anda penuh dengan pembawaan positif, dapat memberi inspirasi dan menjadi sosok yang sangat disenangi dan dikagumi maka efeknya terhadap bisnis Anda akan sangat baik. Kredibilitas Anda akan melekat pada brand bisnis Anda sehingga apapun hal baik yang Anda lakukan akan membawa hal baik pula untuk bisnis Anda. Namun tantangan terberat adalah jika Anda tidak mampu membangun personality yang kuat untuk diri Anda sendiri maka strategi tersebut jangan diaplikasikan, karena akan menjadi boomerang bagi bisnis Anda.

Lantas bagaimana caranya agar Anda dapat menggunakan strategi personal branding tanpa harus turun sendiri, jawabannya adalah manfaatkan selebriti-selebriti yang memiliki personality yang sesuai dengan identitas brand Anda.

Karena Personal branding dinilai memiliki banyak keuntungan bagi bisnis yang kita jalani, saat ini banyak sekali selebriti-selebriti dunia maya yang bermunculan. Selebriti-selebriti tersebut memproduksi konten kreatif dan menarik yang dianggap menjadi identitas mereka melalui akun sosial medianya. Berkat konten-konten yang mereka buat viral pada sosial media, membuat para selebriti-selebiriti tersebut mendapatkan perhatian khusus dari para pengguna media sosial dan pemilik brand.

Tak sedikit brand yang memanfaatkan persona mereka pada media sosial untuk membantu keberhasilan bisnis mereka, katakan saja Tokopedia. Untuk mempromosikan program Flash Sale 9 yang baru-baru ini digaungkan, Tokopedia menggandeng sederet selebriti-selebriti media sosial untuk memviralkan program tersebut. Salah satunya adalah @ekagustiwana musisi, @widyamelia beauty blogger,  @jessnolimit e-sport utility dan masih banyak lagi. Lalu masihkah Anda ragu untuk menggunakan strategi personal branding untuk bisnis Anda?