Mengenal Dropshipping, Salah Satu Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal

dropshipping bisnis online tanpa modal

Kebanyak orang mengumpulkan banyak alasan untuk memulai bisnis, tidak punya modal-lah, tidak punya produk-lah, bingung mau jualan apa, gak ada kenalan supplier dan ribuan alasan lainnya.

Padahal alasan-alasan itulah yang menghambat mereka untuk memulai bisnis. Dan alasan itu pula yang jika kita buang akan membuka jalan untuk memulai bisnis, menjalankan bisnis dan membangun kerajaan bisnis Anda.

Nah untuk itu kali ini kita akan membahas istilah Drophipping, bagaimana dengan tanpa modal sepeser pun Anda bisa memulai bisnis dan mendapatkan penghasilan.

Simplenya dropshipping adalah proses bisnis yang didalamnya Anda menjual produk tanpa memiliki stok sama sekali.

Jadi ketika memulai bisnis ini, yang perlu Anda lakukan adalah menawarkan sebuah produk kepada calon customer, ketika dia tertarik untuk membeli produk tersebut, Anda akan mengordernya lagi melalui supplier (sebagai pihak ketiga), dan supplier tersebut yang mengirimkan produknya ke customer Anda.

Berikut skema yang terjadi dalam proses dropshipping :

Ada beberapa keuntungan ketika Anda menjadi dropshipper (panggilan untuk si pelaku dropshipping), diantaranya :

  1. Dropshipping tidak butuh banyak modal untuk memulai, bahkan tidak butuh modal sama sekali
  2. Tidak butuh stok, tidak butuh gudang, dan gak harus sewa ruko
  3. Enakanya lagi dropshipping bisa dilakukan dimana saja

 

Bagaimana Cara Memulainya?

Step 1 : Mulai Menentukan Produk yang Ingin Anda Jual

Untuk menentukan produk yang cocok Anda jual, bisa dimulai dari mengetahui apa yang Anda butuhkan dan orang lain butuhkan namun produk tersebut sulit didapatkan.

Anda juga bisa memulai dengan menjual produk-produk yang sesuai dengan hobi Anda. Misal jika Anda suka bola, bisa jual jersey bola dan aksesoris bola lainnya. Jika Anda suka masak, anda bisa jual peralatan masak atau perabotan rumah tangga.

Selain itu Anda bisa mencari apa yang dibutuhkan orang-orang di internet dengan melihat produk-produk yang tranding atau laris melalui tools Google Trend, atau melihat produk yang sering dicari di google dengan menggunakan tools Google Keyword Planner.

Cara terakhir dalam menentukan produk adalah dengan melakukan riset pada marketplace, cari produk-produk yang terbukti laris dan Anda bisa menjual produk sejenis.

Step 2 : Memilih Supplier yang Tepat dan Bisa Mensupport Anda

Setelah menentukan produk yang ingin Anda jual, selanjutnya memilih supplier yang tepat dan bisa mensupport bisnis dropshipping Anda.

Anda bisa mulai mengunjungi pusat-pusat pembelanjaan yang menjual produk-produk secara grosir dan tentunya dibawah harga pasaran. Seperti di Jakarta ada Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Asemka, Pasar Mayestik, ITC Mangga Dua, Pasar Jatinegara, Pasar Grosir Cililitan, dan masih banyak lagi.

Cara lain untuk memilih supplier bisa dengan mengunjungi marketplace seperti di Tokopedia, Bukalapak atau Shopee, lalu pilih penjual yang memang menjual produk secara grosir atau menjual produk yang diproduksi sendiri, hubungi mereka dan ajukan penawaran untuk menjadi dropshipper bisnis mereka.

Tips: Untuk mengetahui kualitas produk dan product knowledge-nya, beli dulu beberapa produk dari supplier yang Anda pilih sebelum mulai menjual ke calon customer.

Step 3 : Lakukan Promosi di Channel-Channel Promosi yang Anda Miliki

Anda sudah tahu produk yang akan dijual dan sudah ada supplier yang siap membantu Anda, saatnya berjualan.

Anda bisa mulai berjualan di social media, dengan menggunakan akun pribadi atau akun bisnis. Pilih social media yang ingin Anda fokuskan untuk berjualan agar lebih mudah untuk optimasi, lalu berikan penawaran menarik seperti dengan membuat promo “Dapatkan produk ini secara gratis dengan cara share status ini” tentunya dengan syarat dan ketentuan.

Jika Anda memiliki sedikit modal untuk promosi, Anda bisa memanfaatkan fitur ads pada setiap social media seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Atau membayar influencer untuk mempromosikan produk Anda.

Step 4 : Layani Customer dengan Baik

Hal yang sering dilupakan oleh pebisnis yang baru mulai adalah customer service.

Bayangkan ketika customer pertama Anda tidak dilayani dengan baik, apa yang akan terjadi, promosi Anda sebelumnya akan mendapatkan komentar negatif dari mereka.

Tapi ketika Anda melayaninya dengan baik dan tulus mulai dari mereka tanya-tanya produk, melakukan transaksi sampai pada tahap pengiriman barang, bisa saja mereka akan mempromosikan produk Anda ke pada teman-temannya.

Menarik untuk dicoba bukan? Proses bisnis ini sangat cocok bagi Anda yang baru terjun memulai bisnis, belum punya modal dan bingung mau jualan apa.

Yuk segera lakukan langkah pertama Anda!