Cara Berjualan Online Sistem Dropship

Bagi Anda yang sudah ingin berjualan online tetapi kebingungan karena belum memiliki produk, Anda bisa mencoba berjualan dengan sistem dropship.

Dropship adalah sebuah teknik pemasaran dimana penjual tidak perlu melakukan stock barang, dan jika penjual mendapatkan order, penjual tersebut langsung melakukan order dan memberikan detail order kepada supplier. Stelah itu supplier akan memproses orderan penjual dan akan langsung mengirimkan barang ke pembeli atas nama pengirim si penjual.

Simplenya seperti ini, sistem dropship sebuah sistem dimana Anda sebagai penjual  meminta supplier Anda mengirim orderan ke customer Anda dengan menyertakan nama dan no HP online shop Anda sebagai pihak pengirim.

Alur Sistem Dropship

Dari gambar diatas bisa dijelaskan seperti berikut :

  1. Anda mencari supplier
  2. Anda menyimpan foto produk dari supplier
  3. Anda melakukan promosi produk supplier kepada calon customer
  4. Anda mendapatkan orderan dari customer
  5. Anda sebagai dropshipper melakukan order ke supplier
  6. Dropshipper mendapatkan keuntungan dari selisih uang yang dbayarkan oleh customer
  7. Supplier memproses orderan Anda dan mengirimkan atas nama toko online Anda
  8. Customer mendapatkan barang sesuai orderan
  9. Transaksi selesai

Langkah Menjadi Dropshipper :

  1. Cari supplier dengan harga murah dan memiliki kecepatan respon yang bagus untuk memudahkan Anda dalam melakukan tanya jawab seputar produk supplier yang akan Anda jual. Cara mencari supplier bisa Anda lakukan melalui sosial media dan marketplace ( Tokopedia & Bukalapak ).
  2. Setelah mendapatkan supplier dengan kriteria fast respon dan harga murah, langkah selanjutnya adalah dengan bertanya langsung ke supplier, apakah mereka menerima dropshipper dan tanyakan apakah ada potongan harga khusus dropshipper. Jika mereka menerima dropship, langkah selanjutnya adalah dengan meminta foto-foto produk mereka. Jika Anda mencari supplier melalu marketplace, Anda bisa langsung order ke supplier dan mengisi kolom / memberikan keterangan “Kirim sebagai dropshiper”.
  3. Selanjutnya Anda isa melakukan test order produk supplier ke Anda sendiri, hal ini dilakukan untuk menghindari supplier nakal. Ketika barang sampai dirumah, kita cek terlebih dahulu apakah ada kartu nama supplier yang disisipkan dalam orderan tersebut. Cek juga apakah nama pengirim sesuai dengan data dropship kita. Jika supplier tidak menyisipkan apapun dalam orderan dan nama pengirim sesuai dengan data dropship kita, maka supplier tersebut cocok untuk diajak kerja sama.
  4. Jika dari sisi supplier sudah aman, langkah selanjutnya Anda hanya perlu melakukan promosi produk supplier  melalui online seperti sosial media, forum jual beli, web maupun blog.

Setelah Anda memahami alur sistem kerja dropship, silahkan persiapkan akun rekening bank untuk menerima transferan dari calon customer. Bank yang umumnya dipakai adalah BCA,Mandiri dan BRI. Siapkan semuanya dari awal, karena transaksi antar bank yang berbeda akan dikenakan biaya administrasi, dimana biaya administarsi ini biasanya menjadi satu hal yang mempengaruhi dalam mengambil keputusan calon customer Anda.