Bingung Pilih Jualan di Marketplace atau Website Sendiri? Perhatikan 5 Perbandingan ini!

Jualan di marketplace atau website sendiiri

Di era digital seperti saat ini, menjalankan bisnis menjadi semakin mudah dengan adanya berbagai layanan yang membantu para pebisnis untuk menjangkau lebih banyak customer.

Sebut saja salah satunya ecommerce marketplace, yang mempertemukan antara penjual dan pembeli dalam satu platform. Dengan konsep seperti mall online, ecommerce marketplace memungkinkan Anda untuk menjangkau para pengunjung mall, melihat-lihat produk Anda dan bertransaksi dengan Anda.

Meskipun memudahkan kita untuk berjualan, tapi tidak semua pebisnis memilih berjualan di marketplace. Sebagian pebisnis lebih memilih membangun website sendiri dan melakukan penjualan langsung dari website-nya.

Dalam artikel ini kita akan membahas 5 perbandingan antara jualan di marketplace dengan jualan melalui website sendiri, diharapkan dari perbandingan ini Anda bisa memilih tempat yang tepat untuk menjalankan bisnis online

Marketplace Tempat yang Mudah untuk Mulai Berjualan | Website Sendiri Membutuhkan Waktu untuk Membangun Lapak Bisnis Anda

Saat Anda ingin memulai berjualan melalui marketplace, hal yang perlu Anda lakukan cukup mendaftarkan diri serta bisnis Anda, setelah itu Anda tinggal melengkapi etalase toko Anda dan calon customer sudah mulai bisa membeli produk Anda.

Berbeda dengan website sendiri, Anda harus memperhatikan hal-hal teknis seperti pembuatan atau pemilihan tampilan website, pembuatan fitur sampai website jadi akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Meskipun memang hal ini bisa dilakukan oleh yang lebih ahli, tapi tentu tidak bisa dalam sekejap untuk menjadikan website Anda sempurna.

Marketplace Sudah Ramai Pengunjung | Website Sendiri Membangun Dari Awal untuk Mendatangkan Pengunjung

Kebanyakan marketplace di Indonesia brandnya sudah kuat dan mereka rata-rata sudah memiliki ribuan pengunjung dan pembeli setiap harinya. Sehingga ketika Anda mulai berjualan di marketplace, user yang sudah terbiasa belanja di sana akan menjadi bagian dari calon customer Anda juga.

Sementara untuk website sendiri, setelah website tayang untuk pertama kalinya, akan sangat mustahil ada pengunjung datang pada bisnis Anda tanpa melakukan promosi dan optimasi pada website tersebut. Untuk itu hal paling partama harus Anda lakukan adalah memikirkan bagaimana caranya agar banyak traffic yang masuk pada website Anda dan bagaimana mengkonversi traffic tersebut menjadi penjualan.

Persaingan Mudah Terjadi Pada Marketplace| Pada Website Sendiri Kompetitor Hanya Bisa Meniru Cara yang Anda Lakukan dalam Promosi 

Seperti halnya dalam sebuah mall, sangat memungkinkan produk yang Anda tawarkan sama persis seperti produk yang ditawarkan oleh toko sebelah. Artinya marketplace sangat mudah mendapatkan persaingan, apalagi jika produk yang Anda jual merupakan produk consumer goods atau produk yang semua orang cari, persaingan yang paling sering terjadi adalah perang harga.

Jika kita jualan melalui website sendiri, sangat sulit kompetitor untuk bersaing dengan Anda, apalagi jika brand Anda sudah kuat,  seberapa murahpun produk yang kompetitor tawarkan Anda tetap bisa memberikan value lebih untuk customer Anda sehingga mereka tetap menjadi pelanggan setia.

Customer yang Belanja Melalui Marketplace Akan Merasa Aman | Customer yang Belanja Melalui Website Sendiri akan Ada Banyak Hal yang Dipertimbangkan

Ketika seorang customer beli produk Anda melalui marketplace, mereka akan merasa aman dan tidak akan takut ditipu oleh Anda karena pembayaran akan dilakukan ke marketplace terlebih dahulu, setelah barang sampai baru Anda akan mendapatkan pembayaran. Hal ini biasa disebut dengan sistem pembayaran escrow atau rekening bersama.

Sementara ketika calon customer beli produk melalui website sendiri, banyak hal yang akan mereka pertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian, apalagi jika produk atau brand Anda belum mereka kenal. Seorang customer akan memastikan bahwa metode pembayarannya aman dan mereka tidak merasa ditipu oleh Anda. Sangat mungkin terjadi jika belum percaya dengan Anda, mereka membatalkan untuk membeli produk Anda. 

Di Marketplace, Database Customer Hanya Bisa Didapat Setelah Melakukan Pembelian | Website Sendiri Bisa Mengumpulkan Database Sebanyak-Banyaknya

Dalam menjalankan bisnis online, database customer menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dimiliki. Dari database tersebut Anda akan mengetahui strategi apa yang bisa Anda lakukan agar mereka mulai melakukan pembelian dan menjadi customer yang loyal.

Jika Anda jualan di marketplace, database hanya dimiliki marketplace tersebut. Anda hanya akan mendapatkan database customer setelah mereka melakukan pembelian, itupun database yang Anda dapatkan tidak lengkap.

Sementara jika menggunakan website sendiri, Anda bisa mengumpulkan database sebanyak-banyaknya baik itu database customer yang tertarik dengan produk Anda tapi belum melakukan transaksi, maupun database customer yang sudah loyal. Selain itu Anda juga bisa mengetahui behavior atau kebiasaan mereka dalam berbelanja, apakah mereka belanja karena promo atau memang membutuhkan produk Anda.

Dari kelima pertimbangan ini, Anda bisa menyimpulkan mana tempat yang paling tepat untuk menjual produk atau jasa yang Anda tawarkan. Anda juga bisa mempertimbangkan tips-tips berikut dalam melakukan pemilihan antara marketplace dan website sendiri :

  • Jika Anda jualan produk yang Anda produksi sendiri dan tidak ada saingannya, disarankan untuk jualan melalui website sendiri sekaligus membangun brand pada produk Anda
  • Jika Anda jualan produk yang orang lain pun menjual produk yang sama, seperti misalnya aksesoris handphone, gunakan marketplace terlebih dahulu, baru buat website untuk scale up bisnis Anda misalnya membangun pasukan reseller
  • Fokus pada marketplace yang yang target marketnya sama dengan target market bisnis Anda
  • Manfaatkan fitur premium seller pada marketplace untuk menjangkau lebih banyak customer.